Paulo Dybala Tak Sangka Bakal Tampil Di Piala Dunia

Bomber milik Juventus itu bahkan tak membayangkan bisa melakukannya bersama timnas Argentina, empat tahun silam. Penyerang andalan Juventus, Paulo Dybala, mengaku tak menyangka akhirnya bisa wujudkan mimpi mentas di Piala Dunia bersama timnas Argentina. Debut bersama Albiceleste pada 13 Oktober 2015, Dybala melakoninya dengan begitu buruk lantaran langsung diganjar kartu merah kendati baru beberapa menit ada di lapangan. Jelang dihelatnya Piala Dunia 2018 ini namanya bahkan tergolong potensial untuk tidak dipanggil. Namun akhirnya pelatih Argentina, Jorge Sampaoli, memberikan satu tempat untuk Dybala.

PT LIB Limpahkan Kasus Laga Persija Jakarta Vs Persebaya Surabaya Ke Komdis PSSI

PT LIB juga sudah menyiapkan rencana penjadwalan ulang pertandingan Persija kontra Persebaya. PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah mengumpulkan berbagai bukti terkait kasus tak bisa digelarnya laga antara Persija Jakarta kontra Persebaya Surabaya, 3 Juni lalu. Seperti diketahui, laga yang sedianya digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, tersebut gagal terlaksana lantaran adanya bentrokan antarsuporter kedua tim jelang pertandingan di sekitar stadion. Pihak Persija dan Persebaya pun sudah dimintai keterangan secara langsung oleh LIB di Jakarta, Selasa (5/6) lalu. LIB pun langsung mengambil kebijakan tegas mengenai hal ini. “Sesuai dengan regulasi, kasus kegagalan pelaksanaan pertandingan Persija versus Persebaya, telah diserahkan secara langsung kepada Komisi Disiplin PSSI,” tulis LIB, dalam rilis resmi mereka, Kamis (7/6) malam.

Luca Toni: Mauro Icardi Layak Pimpin Lini Serang Bayern Munich

Mantan bomber timnas Italia ini menyebut Bayern harus melepas Lewandowski dan mendatangkan Icardi. Bayern Munich harus menjual Robert Lewandowski dan mendatangkan bintang Inter Milan Mauro Icardi sebagai pengganti, demikian menurut Luca Toni. Bulan lalu agen Lewandowski mengatakan kliennya butuh tantangan baru dalam karier dengan kemungkinan berlabuh di Real Madrid. Jawara Eropa tersebut sudah lama dihubungkan dengan top skor Bundesliga Jerman tersebut meski CEO Bayern Karl-Heinz Rummenigge selalu membantahnya.

Radja Nainggolan: Ayah Mengabaikan Saya

Radja Nainggolan kini menceritakan secara lebih detail apa yang terjadi saat bertemu ayah kandungnya di Indonesia empat tahun lalu. Gelandang Belgia yang punya darah Indonesia, Radja Nainggolan, kembali mengisahkan betapa sulit hidupnya dahulu. Nainggolan menyebut jika ibunya harus bekerja sampai sepuluh jam per hari, demi menghidupi kakak, adik, dan dirinya yang masih kecil. Semua terjadi karena ayahnya yang berkewarganegaraan Indonesia pergi entah ke mana. “Saat itu ada tiga orang yang tinggal di rumah kami. Ayah saya sudah meninggalkan kami. Ibu saya harus membayar banyak hutang. Dia mendapat gaji €1.300 dengan bekerja sepuluh jam per hari. Kami bisa makan makanan yang sama tiga kali dalam sepekan. Kami juga pernah hidup sebulan tanpa listrik,” kisa Nainggolan, seperti dikutip VTM.

Bertandang Ke Markas Bali United, Persipura Jayapura Benahi Konsentrasi

Para pemain Mutiara Hitam kerap kali hilang fokus jelang pertandingan selesai. Pelatih Persipura Jayapura Peter Butler, melakukan sejumlah pembenahan jelang lawatan ke markas Bali United. Duel tersebut digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (9/6). Salah satu yang dibenahi Butler adalah fokus para pemainnya. Ia menilai Boaz Solossa dan kawan-kawan masih sering tidak fokus ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir. Terbukti, saat menjamu PSM Makassar, Mutiara Hitam kebobolan pada menit 82 lewat Abdul Rahman. Beruntung, lima menit setelah itu Persipura mampu menyamakan kedudukan melalui Marcel Sacramento, sehingga laga berkesudahan 1-1.

Pele Ungkap Kelemahan Brasil

Pele menyebut kemampuan individu pemain Brasil jempolan, tetapi tidak secara tim. Legenda sepakbola dunia Pele, yakin Brasil bakal mengangkat trofi Piala Dunia untuk keenam kali di Rusia namun dia juga mengungkap kelemahan yang bisa membuyarkan ambisi tersebut. The Selecao melaju mulus dari babak kualifikasi zona Amerika Latin dengan meraih 12 kemenangan dan hanya sekali kalah dari 18 pertandingan. Dalam perjalanan tersebut mereka berhasil mengumpulkan 41 gol dan hanya kebobolan 11. Pele menilai, generasi skuat Brasil sekarang punya potensi meraih sukses besar dan itu semua karena kinerja pelatih Tite.

Pierre-Emerick Aubameyang & Hector Bellerin Perkenalkan Jersey Tandang Arsenal

The Gunners menggunakan kombinasi warna biru dongker klasik dan merah untuk laga tandang musim depan. Arsenal telah melansir jersey berwarna navy blue dan merah untuk duel-duel tandang musim depan. Setelah merilis home kit untuk 2018/19, the Gunners memilih warna yang lebih gelap dari musim lalu yang ditambah percikan merah tua di bagian tengah. Warna merah juga terlihat dominan pada bagian celana sementara kaos kaki tim ikut berwarna biru dongker dengan garis merah pada bagian atasnya.

Dele Alli Tak Jamin Bertahan Di Tottenham Hotspur

Dele Alli enggan menepis spekulasi soal rumor transfer, yang memungkinkannya berganti klub pada bursa musim panas ini. Selain Harry Kane, Tottenham Hotspur juga berpotensi kehilangan aset berharga lainnya pada bursa musim panas ini dalam diri Dele Alli. Gelandang serang berusia 22 tahun tersebut sudah lama dikait-kaitkan dengan sederet klub besar Eropa layaknya Chelsea, Paris Saint-Germain, sampai Real Madrid. Potensi kepergian Alli pun kini menguat, seiring pernyataan terakhir sang pemain yang enggan menjamin terus bertahan bersama Spurs pada bursa musim panas ini.

Ghozali Siregar Kaget Dengan Catatan Positifnya Di Persib Bandung

Ghozali sejauh ini jadi andalan dari Mario Gómez, sebagai pembuka kreasi serangan Persib Bandung. Ghozali Siregar menjalani karier yang cukup baik sejauh ini bersama Persib Bandung. Hal itu terbukti dengan seringnya ia diturunkan dalam susunan sebelas awal pertandingan Persib, selama Liga 1 2018. Bukan hanya itu, selain tampil reguler Ghozali juga menjadi pemberi assist terbanyak untuk Maung Bandung. Tapi pemain yang pernah membela PSM Makassar itu justru kaget kalau dirinya menjadi raja assist. “Jujur enggak nyangka juga bisa bikin empat assist. Tapi, itu memang tugas saya,” ungkap pemain sayap asal Medan itu, dikutip situs resmi Persib, Kamis (7/6) malam.

Komentar Evan Dimas Usai Cetak Gol Beruntun Di Liga Malaysia

Eks Bhayangkara FC ini menilai kemenangan timnya lebih penting dari sekadar cetak gol. Evan Dimas kembali mengukir namanya di Liga Super Malaysia. Kali ini ia mencetak satu gol ketika Selangor FA mengalahkan PKNS FC, 2-1 di Stadium Bola Sepak Kuala Lumpur, Cheras, Rabu (6/6). Bagi, Evan ini merupakan gol kedua yang diciptakannya. Setelah sebelumnya, eks Bhayangkara FC membantu timnya mengalahkan Kelantan FA dengan skor 4-0, pada pekan lalu. Meski dapat mencetak gol secara beruntun di Liga Malaysia, Evan tak mau jemawa. Menurutnya, kemenangan yang didapatkan Selangor FA lebih penting dari sekadar menceploskan si kulit bundar ke gawang lawan.