By | July 4, 2018

Radja Nainggolan kini menceritakan secara lebih detail apa yang terjadi saat bertemu ayah kandungnya di Indonesia empat tahun lalu. Gelandang Belgia yang punya darah Indonesia, Radja Nainggolan, kembali mengisahkan betapa sulit hidupnya dahulu. Nainggolan menyebut jika ibunya harus bekerja sampai sepuluh jam per hari, demi menghidupi kakak, adik, dan dirinya yang masih kecil. Semua terjadi karena ayahnya yang berkewarganegaraan Indonesia pergi entah ke mana. “Saat itu ada tiga orang yang tinggal di rumah kami. Ayah saya sudah meninggalkan kami. Ibu saya harus membayar banyak hutang. Dia mendapat gaji €1.300 dengan bekerja sepuluh jam per hari. Kami bisa makan makanan yang sama tiga kali dalam sepekan. Kami juga pernah hidup sebulan tanpa listrik,” kisa Nainggolan, seperti dikutip VTM.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *